Tampilkan postingan dengan label Samsung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Samsung. Tampilkan semua postingan
Apple Raih Peringkat Pertama Dalam Hal Pelayanan Pelanggan versi Laptop Mag

Apple Raih Peringkat Pertama Dalam Hal Pelayanan Pelanggan versi Laptop Mag


Apple merupakan salah satu perusahaan yang menjaga benar - benar privasi pengguna perangkat milik mereka. Buktinya, mereka sampai tidak mau membeberkan data di iPhone teroris kepada FBI karena menganggap melanggar privasi pengguna perangkat milik mereka. 

Tidak hanya memberikan rasa aman. Apple juga akan menghadirkan pengalaman aftersales yang baik dalam hal bantuan layanan pelanggan (customer service) melalui web atau telepon dengan respon yang cepat. Jadi, semua pengguna perangkat/layanan Apple dapat  menanyakan apapun masalah dan pertanyaan seputar perangkat milik mereka (tentunya).

Berdasarkan laporan dari Laptop Mag yang melakukan perangkingan terhadap layanan pelanggan dari perusahaan teknologi (yang memproduksi laptop) di dunia. Apple ternyata meraih peringkat satu loh! Dari skala 100, Apple mendapatkan poin 93. Rinciannya, Web score: 56 (maks. 60) dan Phone score: 37 (maks. 40). Poin tertinggi tersebut didapatkan oleh Apple, karena mereka memiliki layanan pelanggan yang sangat baik. Kemudian, yang menjadi nilai plus adalah mereka menerima dan membalas pesan melalui Twitter juga dengan akurat dan cepat. Waktu itu mimin pernah kirim pesan ke Apple Support di Twitter kira - kira 10 menitan udah di bales sama mereka. GGWP Apple.
If Apple wants to improve its support, it should ensure support techs learn about all of the new features so that they can give completely accurate answers to questions on topics such as iCloud Documents. Its Twitter account could also improve by providing answers directly, instead of linking to posts where the content is found. Overall, though, Apple offers the best support of any laptop manufacturer, as it has for many years.

Kemudian untuk posisi setelah Apple adalah Acer yang berhasil mendapatkan 88 poin. Di posisi ketiga ada Lenovo dengan 86 poin dan seterusnya. Untuk posisi terbawah mimin agak gimana gitu ngeliatnya. Yap, ada Samsung dimana perusahaan teknologi terbesar di dunia asal Korea Selatan ini harus mau ngga mau ada di posisi ke-sembilan dengan raihan poin 67, sangat disayangkan ya guys. (Min, lu kok kek presenter acara olahraga deh).

Menurut kalian gimana nih sama hasil diatas? Bisa diterima atau ngga nih? Masa Samsung layanan pelanggannya dapat score cuma segitu.

Jika kalian pernah menhubungi Apple Support melalui Twitter atau lain - lainnya bisa share pengalaman kalian disini ya. Terima Kasih

Sumber: Laptop Mag
Survey IDC: Setengah dari Pengguna Galaxy Note 7 Ingin Gunakan iPhone

Survey IDC: Setengah dari Pengguna Galaxy Note 7 Ingin Gunakan iPhone

Belum lama ini Samsung umumkan untuk menarik smartphone teranyarnya dari peredaran yaitu Samsung Galaxy Note 7 dikarenakan masalah kualitas baterai yang buruk sehingga menyebabkan Note 7 meledak saat di charge.


Tahukah kalian kalau ternyata pengguna Galaxy Note 7 tertarik untuk menggunakan iPhone. Menurut survey yang dilakukan oleh International Data Corporation (IDC) yang melakukan survey online terhadap 1.082 konsumen di Amerika Serikat pada 17 dan 18 Oktober, empat hari setelah Samsung umumkan akan 'menarik' unit Note 7. Survey kali ini berfokus pada tiga kategori konsumen, yaitu pengguna Samsung (507 orang), mantan pengguna Samsung (347 orang), dan pengguna smartphone yang tidak pernah menggunakan Samsung sama sekali (228 orang).

Namun, ternyata dalam survey tersebut hanya 24 orang saja yang ketahuan menggunakan Galaxy Note 7. Hasil survey ini cukup mengejutkan sih karena 12 dari 24 pengguna Note 7 ingin berpindah ke iPhone sebagai pengganti smartphone yang digunakan saat ini. Kemudian 17% pengguna Note 7 akan menggunakan produk Samsung lainnya dan sisanya lebih memilih mengembalikan unit Note 7 ke toko fisik dari carrier/provider telepon.

Eh iya, menurut responden survey mengatakan kalau masalah yang menimpa Samsung ini tidak akan berpengaruh kepada produk non-smartphone seperti TV dan Perangkat Elektronik lainnya di masa mendatang. 

Menurut Anthony Scarsella, seorang research manager mengatakan walaupun penarikan unit Note 7 akan berdampak pada brand dalam jangka dekat ini, tapi tingkat kepercayaan kepada Samsung masih tetap sama sebagai pemain di dunia smartphone terbesar di Dunia. Ia berpendapat Samsung harus gercep agar masyarakat dapat melupakan Note 7, tahun depan rumornya Galaxy S8 akan dirilis oleh Samsung yang diharapkan dapat menggantikan posisi Note 7.
"Although the recall may have an adverse impact on the brand in the short term, the truth is that Samsung remains the clear market leader in the worldwide smartphone market. Moving forward, Samsung will need to put the Note 7 to rest as quickly as possible and focus all efforts on producing a stellar Galaxy S8 come next spring. If successful, consumers will quickly forget the Note 7 fiasco if the upcoming S8 can deliver on all fronts." said Anthony Scarsella

Sumber: Bussinesswire
Petinggi Samsung Ungkap Kenapa Samsung Suka Mengejek Apple

Petinggi Samsung Ungkap Kenapa Samsung Suka Mengejek Apple

Persaingan antara Samsung dan Apple layaknya el clasico Barcelona dan Real Madrid guys. Hal tersebut membuat mereka berdua saling mengejek satu sama lain, inget guys maksud mengejek disini bukan main kata - kataan kayak bocah SD loh ya. Sebagai contohnya begini Samsung pernah mengejek Apple kalau iPhone mereka tidak memiliki fitur wireless charging. Terus kenapa si Samsung ini terus - terusan mengejek Apple ya guys? Biar dapet perhatian publik gitu?. Menurut petinggi Samsung, mereka memiliki motivasi dan alasan kenapa selalu mengejek/mebanding - bandingkan Apple setiap produk barunya rilis.


Menurut interview yang dilakukan Adweek dalam acara Cannes Ad Festival sama Top Global Marketing Executive Samsung yaitu Younghee Lee berkomentar bagaimana Samsung mengalahkan Apple
We always relentlessly pursue what we think is right in technology. Our communications program is no different. If we think it is right, we pursue it relentlessly
Sampai saat ini Apple belum memberikan komentarnya terhadap pernyataan dari si Lee ini.

Selama bertahun - tahun Samsung selalu mengejek Apple dan penggunanya dengan iklan TV mereka. Contohnya seperti sebutan "Fanboy" dan "Wall Hugger" yang intinya mereka ingin memberitahu kalau iPhone memiliki daya tahan baterai yang buruk sehingga pengguna akan lebih sering berada di depan stop kontak.

Nih contoh iklannya guys..
Kemudian Lee membanggakan produk buatan Samsung yang memiliki keutamaan/kelebihan dari sisi engineering (rekayasa), kebebasan dalam pola pikir, inovasi terarah, multikulturalisme, semangat dan inklusivitas.
"The virtues of our brand are engineering, openness, freedom in mindset, purposeful innovation, multiculturalism, vibrancy, being inviting and inclusiveness," she said.
Dalam beberapa tahun terakhir, tidak dapat dipungkiri bahwa Apple lebih sukses dibandingkan Samsung. Namun di tahun ini sepertinya tidak, karena dengan Samsung Galaxy S7, iPhone 6s mampu di kalahkan oleh Samsung dan merupakan kekecewaan terbesar untuk Apple. Tapi tunggu dulu Samsung, September nanti Apple akan memperkenalkan perangkat iPhone generasi terbaru loh.. Jadi guys, perseteruan dari kedua brand ini memang tidak akan habisnya. Pesan mimin jangan ya sampe terprovokasi semua merk smartphone memiliki kelebihan dan kekurangan masing - masing. Inget guys, Stay Hungry, karena kita lagi puasa.

Sumber: CNET
Mana yang Lebih Baik dalam Hal Multitasking? iPhone 6S Plus atau Galaxy Note 5?

Mana yang Lebih Baik dalam Hal Multitasking? iPhone 6S Plus atau Galaxy Note 5?


Apple memperkenalkan generasi terbaru dari iPhone, yaitu iPhone 6S dan 6S Plus yang belum lama ini dan di tahun ini. Tidak mau ketinggalan Samsung pun ikut mengeluarkan produk smartphone terbarunya, yaitu Galaxy S6 Edge Plus dan Galaxy Note 5. Memang bukan hal yang baru jika kedua brand ini saling berlomba-lomba mengeluarkan produk smartphonenya untuk kelas flagship. Mengingat kedua brand smartphone ini merupakan yang paling terbesar dan memuncaki pasar smartphone di dunia (Peringkat 1 & 2).

Banyak yang beranggapan produk Samsung terbaru dapat mengalahkan produk iPhone terbaru milik Apple (Oke, ini orang berarti Samsung Fans), dan sebaliknya ada yang beranggapakan bahwa iPhone terbaru milik Apple lebih baik dibadingkan seri terbaru dari Samsung Galaxy (Apple Fanboy nih pasti).

Udah ngga usah saling berdebat, sebuah video buatan PhoneBuff akan menjelaskan kepada kalian performa dari iPhone terbaru milik Apple dan seri Galaxy milik Samsung. Dalam videonya tersebut ia membandingkan Samsung Galaxy Note 5 dengan iPhone 6S Plus. Eitss tunggu dulu, mereka disini ingin membandingkan performa multitasking dari kedua smartphone tersebut. Mengingat Galaxy Note 5 memiliki RAM sebesar 4 GB sedangkan iPhone 6S Plus hanya 2 GB. Lalu, kira-kira manakah yang lebih baik? Yuk langsung aja disimak video di bawah ini.
Dalam tes multitasking ini, si David Rahimi akan membuka 10 aplikasi di kedua smartphone ini secara bersamaan. Bisa dilihat dalam video tersebut iPhone 6S Plus lebih unggul, smartphone terbaru Apple tersebut membutuhkan waktu 49 detik saja untuk membuka 10 aplikasi, berbeda dengan Galaxy Note 5 yang membutuhkan 51 detik.

Kemudian dalam pengujian yang kedua kalinya, bisa terlihat ketika aplikasi permainan Temple Run dibuka untuk kedua kalinya di iPhone 6S Plus si David ini tidak perlu menunggu loading screen pas awal-awal aplikasi dijalankan. Berbanding terbalik dengan Galaxy Note 5.

Kesimpulannya : Besarnya RAM tidak selamanya mempengaruhi performa multitasking dari sebuah smartphone, karena sebenarnya ada faktor-faktor selain dari kapasitas RAM, contohnya seperti iOS dan Android, masing-masing mempunyai kelebihannya masing-masing tapi untuk iOS menurut saya manajemen memorinya lebih baik dibanding Android. Untuk Android saya kurang tahu karena belum pernah mendalaminya.
Sumber : PhoneBuff
Yuk Bandingkan Hasil Foto Kamera Samsung Galaxy S6 Edge+ dan iPhone 6S Plus

Yuk Bandingkan Hasil Foto Kamera Samsung Galaxy S6 Edge+ dan iPhone 6S Plus


Persaingan brand smartphone sepertinya akan semakin ketat nih guys. Kenapa min? Karena di tahun ini kompetitor Apple yaitu Samsung memiliki fokus yang sama untuk produk terbarunya, yaitu Kamera. 

Jika Apple menghadirkan kamera iSight beresolusi 12 megapiksel untuk bagian belakangnya dan dilengkapi dengan teknologi OIS (Optical Image Stabilization) di sensor kameranya. Dengan kameranya ini, pengguna iPhone 6S Plus dapat mengambil foto panorama dengan resolusi mencapai 63 megapiksel.(Sebelumnya hanya 42 megapiksel di iPhone 6 dan 6 Plus). Nah, selain itu kamera 12 megapiksel iPhone ini memiliki dukungan untuk merekam foto beresolusi 4K. Oke bangetkan?

Nah, sepertinya kecanggihan dari iPhone 6S Plus ini akan disaingi oleh produk terbaru milik Samsung dengan Galaxy S6 Edge+ nya yang memiliki resolusi 16 megapiksel untuk kamera belakangnya dan menawarkan teknologi OIS (Optical Image Satbilization), dukungan merekam video 4K, autofocus, dual-led flash dan masih banyak lagi. Leh uga nih.

Kalian mau tau ga hasil jepretan foto dari kedua smartphone ini? Gambar dibawah ini mimin dapet dari situs The Verge yang membandingkan kualitas foto yang dihasilkan dari masing-masing kamera kedua brand smartphone milik Samsung dan Apple. Check this out! 

Nanti kalian nilai sendiri ya kualitas foto dari kamera dua smartphone ini. Catatan : Bandwidth Killer

iPhone 6S Plus (Atas) Samsung Galaxy S6 Egde+ (Bawah)

iPhone 6S Plus (Atas) Samsung Galaxy S6 Edge+ (Bawah)

iPhone 6S Plus (Atas) Samsung Galaxy S6 Edge+ (Bawah)

iPhone 6S Plus (Atas) Samsung Galaxy S6 Edge+ (Bawah)
Samsung Kembali Ejek Apple dalam Iklan Terbarunya "It's not a Phone, It's a Galaxy"

Samsung Kembali Ejek Apple dalam Iklan Terbarunya "It's not a Phone, It's a Galaxy"


Wah.. Samsung lagi-lagi mengejek produk Apple nih di iklan terbarunya. Yang mana tuh min? Itu loh iPhone 6S dan iPhone 6S Plus. Dengan tagline "It's not a Phone. It's a Galaxy" perusahan smartphone asal Korea Selatan ini mengejek kalau produk iPhone ini tidak dapat melakukan pengisian ulang baterai via wireless charging. (Ya memang sih).

Dalam video berdurasi 30 detik tersebut, Samsung membandingkan Samsung Galaxy S6 Edge Plus dan Note 5 nya yang dapat di isi baterainya menggunakan wireless charging. Pada detik 22, kalian dapat melihat tangan si peraga ini bergerak ke kanan ke kiri seakan-akan produk terbaru dari Samsung ini akan menyingkirkan iPhone 6S dan 6S Plus.

Sebenarnya sih kita ngga usah heran mengenai perang iklan dari masing-masing brand smartphone ini. Sebelumnya, Apple pernah merilis iklan dengan tagline "If it's not an iPhone, it's not an iPhone". Dan sepertinya si Samsung ini termotivasi ingin membalas iklan dari Apple tersebut dan voila akhirnya tercapai juga ya.. 

Oh iya, di akhir-akhir video mimin melihat Galaxy Gear S2, smartwatch pesaing Apple Watch yang menurut mimin keren (Ini fakta ya bukan promosi). Gear S2 ini ternyata anti mainstream sodara-sodara, karena jika yang lainnya menggunakan OS Android Wear nah jam pinta milik Samsung ternyata menggunakan Tizen OS.

Sumber : Samsung
Samsung 'Merumahkan' 10% dari Jumlah Karyawannya di Kantor Pusat

Samsung 'Merumahkan' 10% dari Jumlah Karyawannya di Kantor Pusat


Menurut laporan terbaru dari Bloomberg, perusahaan smartphone terbesar di dunia Samsung Electronics Co. berencana untuk merumahkan 10% dari jumlah pekerjanya di kantor pusat yang terletak di Korea Selatan dikarenakan kekalahannya dalam penjualan smartphone oleh kompetitornya, seperti Apple dan Brand Smartphone asal Tiongkok.

Samsung menargetkan untuk merumahkan karyawan yang ada di bagian human resource, public relations dan finance. Perusahan yang berbasis di Korea Selatan juga dilaporkan upaya tersebut merupakan bagian untuk memangkas pengeluaran di tahun depan. Saat ini, Samsung masih menolak untuk mengomentari terkait rencananya tersebut. Terhitung 30 Juni, Samsung memiliki 98.999 karyawan di kantor pusatnya.

Sebelumnya, rencana Samsung untuk merumahkan pekerjanya dimulai dari produk smartphone terbarunya yang baru-baru ini dirilis gagal untuk membuat konsumen tertarik. Sejak bulan April, pangsa pasar Samsung di industri smartphone menurun sampai $40 miliar. Kemudian, presentase penjualan smartphone Samsung juga menurun 3% di kuartal kedua tahun ini, sekarang perusahaan tersebut tidak lagi menjadi top seller di Tiongkok. Hal tersebut, menurut saya dikarenakan sudah masuknya nama Apple di negara tersebut dan semakin banyaknya brand asal Tiongkok yang menawarkan smartphone murah bercita rasa high-end.

Menurut Chung Chang Won dari Nomura Analyst mengatakan 'merumahkan' karyawan merupakan cara paling mudah untuk menekan biaya pengeluaran. Ia juga mengatakan "Samsung’s preparing to tighten its belt as it isn’t likely see rapid profit growth in the years to come."

Data terakhir yang dicatat oleh Bloomberg, tahun lalu Samsung berhasil mendapatkan 206.2 miliar won dari penjualannya tahun lalu, sedangkan untuk tahun ini diperkirakan perusahaan ini hanya berhasil mendapatkan 200.2 miliar won.

Sumber : Bloomberg